Warga Rawalpindi Pakistan Kecam Pemerintah Perancis terkait Penghinaan Nabi

25 November 2020 - 16:44

Menurut Kantor Berita ABNA, warga muslim Pakistan menggelar aksi demonstrasi mengecam Pemerintah Prancis di kota Rawalpindi. Ribuan demonstran mengutuk penghinaan majalah Charlie Hebdo terhadap kesucian Nabi Muhammad saw. Sejumlah demonstran melakukan aksi duduk  di tengah jalan dan mengultimatum akan tetap duduk sampai Duta Besar Perancis diusir dari Pakistan. 

Dilaporkan aksi protes tersebut berlangsung di persimpangan Faizabad, jalan raya utama menuju kota Islamabad, dan para pemimpin agama setempat telah menyatakan bahwa protes akan terus berlanjut sampai pemerintah Pakistan medeportase Duta Besar Prancis.

Meluasnya aksi unjukrasa mengecam pemerintah Perancis di banyak negara merupakan respon atas pernyataan yang dikeluarkan Presiden Prancis, beberapa waktu lalu. Saat itu Macron mengeklaim dalam pidatonya bahwa Islam dalam krisis global dan mengumumkan rencananya 'mereformasi Islam' agar lebih sesuai dengan nilai-nilai republik negaranya. Macron juga menyatakan dukungannya terhadap penerbitan karikatur Nabi Muhammad oleh majalah satire Charlie Hebdo dengan dasar kebebasan berekspresi. 

Sejumlah aksi kekerasan terjadi di Prancis selepas pernyataan tersebut. Di antaranya pembunuhan terhadap guru yang menampilkan karikatur tersebut di kelas, kemudian pembunuhan terhadap tiga pengunjung Gereja Notre Dame di Nice pekan lalu.